Image

Advertisements

Fakta menarik Paus Fransiskus I

– Ia lebih suka bepergian naik bis umum

– Ia telah hidup dengan satu paru-paru selama lebih dari 50 tahun

– Ia keturunan Italia, putra dari seorang pekerja perusahaan kereta api

– Ia seorang ahli kimia

– Ia terpilih menjadi paus pertama yang bukan dari Eropa di era modern

– Ia menentang praktek homoseksuan meski masih menerima penggunaan kondom dengan pertimbangan “dapat dibenarkan” sejauh untuk mencegah penyakit menular

– Tahun 2011, ia pernah membasuh dan mencium kaki penderita AIDS di sebuah rumah sakit

– Ia fasih berbicara bahasa Italia, bahasa Spanyol dan bahasa Jerman

– Sampai sekarang ia tinggal di sebuah flat kecil, berjauhan dari tempat tinggal khusus bagi uskup

– Ia pernah berkata tidak akan pergi ke Roma, tetapi lebih memilih memberi ongkos perjalanannya itu bagi orang-orang miskin

– Pada tahun 2005, Ia menjadi kandidat kedua setelah Paus Benediktus 16

– Ia pernah menjadi penulis buku dalam bahasa Spanyol berjudul “Sobre el Cielo y la Tierra” (Tentang Surga dan Dunia)

– Ia berpandangan konservatif berkaitan soal-soal doktrin gereja. Ia mengkritik para imam Katolik yang menolak membaptis bayi-bayi yang lahir dari “single mother”

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/363183/13-fakta-mengenai-paus-fransiskus

Arti Kebersamaan

kebersamaan adalah sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan, lebih dari sekedar bekerja sama atau hubungan profesional biasa. 1. Sehati & Sepikir (Satu Visi)
Dalam sebuah organisasi akan terdapat banyak orang yang memiliki pendapat berbeda. Satu kepala satu ide, seribu kepala seribu ide. Namun jika ingin membuat kelompok kita kuat dan solid, maka selayaknya kepentingan bersama lebih diutamakan dari kepentingan pribadi. Tinggalkan perbedaan dan galang persamaan, akan mengantar organisasi kita dapat berjalan dg lancar.

2. Tidak Egois
Sudah bukan rahasia lagi jika manusia itu adalah “makhluk egois“. Apapun yang tidak memiliki nilai tambah buat dirinya, kebanyakan tidak akan ada partisipasi yang dikeluarkan, bahkan dianggap tidak penting. Jika sifat ini ada dalam sebuah organisasi, bisa dipastikan organisasi tersebut hanya punya program tapi tidak ada kegiatan. Tidak ada yang mempelopori, karena semua menganggap apa yang mereka lakukan tidak ada imbal baliknya. Jika ingin memiliki organisasi yang solid, maka kita mulai utk belajar menurunkan Ego demi kepentingan bersama.

3. Kerendahan Hati
Organisasi akan memiliki anggota yang hegemoni (campuran). Terkadang ada sebagian anggota yang terlibat tidak memiliki keahlian dan pengalaman khusus, modal mereka hanya sekedar kerelaan demi memberikan sumbangsih. Maka selayaknya anggota yang memiliki usia lebih tua, pengalaman lebih matang, keahlian lebih tinggi, kondisi finansial lebih beruntung, untuk menekan rasa sombong dalam diri dan rela bekerja sama (sambil menuntun) dg anggota lainnya. Kerendahan hati akan menghindarkan kita dari rasa benci, iri hati dan timbulnya kelompok yang terkotak-kotak.

4. Kerelaan Berkorban.
Setiap individu dalam sebuah organisasi, akan memiliki sumbangsih yang bisa berbeda-beda. Ada yang menyumbangkan dana, pikiran, fasilitas, tenaga atau waktu. yang punya finansial lebih menyumbangkan dana utk transportasi dan konsumsi, sementara yang memiliki waktu menyumbangkan tenaga dan waktunya utk melaksanakan tugas. Perbedaan sumbangsih jangan sampai membuat gesekan negatif yang bisa berdampak pada perpecahan. Jika ingin bekerja bersama-sama, maka siapkan kerelaan untuk mau berkorban dan jangan pernah itung-itungan.

Jika setiap individu dalam sebuah organisasi memahami dan terus belajar untuk memenuhi 4 unsur diatas, maka lambat laun organisasi yang dikembangkan akan menjadi semakin kuat dan solid di kemudian hari. Kesadaran diri untuk menjadi insan yang lebih baik dan terus bertumbuh, akan sangat membantu proses perubahan diri.

~ Happy Blogging & Belajar Lebih Baik ~